Showing posts with label Asal Muasal. Show all posts
Showing posts with label Asal Muasal. Show all posts

Sunday, 19 July 2015

Inilah alasan mengapa donat di tengahnya bolong

Donat, siapa sih yang tidak tahu kue lezat ini? di Indonesia, mulai dari pasar hingga toko besar banyak menjual kudapan ini dengan berbagai macam harga. Namun, pernahkah kamu berpikir sebenarnya mengapa donat itu berlubang di tengahnya?

Donat sebenarnya berasal dari kue Belanda yang disebut dengan olikoeks yang artinya roti goreng. Sejak abad ke-16 banyak orang Belanda yang mengarungi lautan untuk menuju benua Amerika. Para pelaut tersebut tentunya membawa juru masak yang biasanya membuatkan olikoeks untuk para awak kapal.

Salah satu pelaut yang melakukan perjalanan menuju benua Amerika adalah Kapten Hanson Gregory. Saat itu kapalnya tengah mengarungi lautan luas, tiba-tiba badai menghantam. Kapten Gregory yang saat itu sedang makan olikoeks harus segera memegang kemudi kapal. Bingung menaruh kuenya, tanpa pikir panjang dia langsung menancapkan kue tersebut pada salah satu batang kemudinya, sehingga membuat lubang di tengah.

Setelah badai berakhir, dia baru menyadari perbuatannya dan merasa kue tersebut menjadi terlihat lebih menarik. Seperti pernyataannya yang dimuat Washington Post tahun 1916, "Saya menggumam, 'Mengapa tidak membuat lubang di tengah menjadi jalan keluar masalah?" Sejak saat itulah koki kapal membuat donat dengan lubang di tengahnya.

Nama Olikoeks pun berganti nama menjadi 'doughnut' yaitu adonan manis yang dicampur dengan remahan kacang. Belakangan kata doughnut mengalami peluruhan menjadi donut, walau kata asli masih tetap dipakai.

Hari donat sedunia yang perayaannya belum populer di Indonesia ini diperingati setiap Jumat pertama di bulan Juni. Menurut sejarah, hari donat dimulai saat pengumpulan dana untuk The Chicago Salvation Army guna keselamatan tentara di tahun 1938, lebih tepatnya untuk menghormati relawan perempuan pada Perang Dunia I yang menyiapkan donat-donat untuk para prajurit di belakang garis depan.

INI ALASAN MENGAPA MINGGU MENJADI HARI LIBUR

Hari Minggu adalah hari libur yang ditunggu-tunggu oleh hampir setiap orang baik anak sekolah maupun orang kantoran. Lalu sebenarnya dari mana sih asal usul mengapa Minggu bisa libur? Mengapa tanggal merah harus terletak pada hari Minggu tidak hari lainnya?

Inilah asal usul mengapa hari Minggu bisa libur

Awal mula sejarah ditetapkannya hari Minggu sebagai hari libur adalah berasal dari tradisi Romawi kuno di Italia. Menurut bangsa Romawi, hari yang mengawali setiap pekan adalah Minggu dan bukan hari Senin. Hal ini berlaku di hampir seluruh negara di dunia, kecuali beberapa negara muslim seperti Arab yang menerapkan Jumat sebagai hari liburnya.

Dahulu orang Romawi kuno melakukan kegiatan beribadah pada hari Minggu, saking tidak inginnya melewatkan ibadah, mereka menghentikan segala kegiatan untuk beribadah dan ditandai dengan warna merah. Oleh karena itu ditetapkannya hari Minggu sebagai hari libur dan menandai hari Minggu juga hari bersejarah lainnya dengan warna merah.

Selain itu, pada saat yang bersamaan Romawi kuno banyak menguasai berbagai negara-negara Eropa, di antaranya Inggris, Jerman, Belanda, Prancis dan yang lainnya.

Dari sinilah tradisi libur hari Minggu tersebut diwariskan kepada negara-negara tersebut, tak terkecuali kepada negara negara jajahan pada waktu itu. Indonesia yang merupakan jajahan Belanda selama 350 tahun tentu meneruskan tradisi tersebut.

Hingga sekarang, tradisi libur di hari Minggu masih tetap diberlakukan di Indonesia. Dengan alasan, orang-orang sudah bekerja keras selama enam hari, sehingga mereka membutuhkan waktu untuk rehat alias berlibur